
HALUANSULTRA.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka, menerbitkan Surat Edaran Nomor 500.1/8704 Tahun 2025 tentang Langkah Pencegahan Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuan SE tersebut, untuk menjamin makanan bergizi aman, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat Sultra, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Dalam surat edaran itu, gubernur menegaskan, jika kejadian keracunan pada program makan bergizi gratis dapat terjadi akibat berbagai faktor mulai dari ketidaksesuaian bahan baku, proses pengolahan yang kurang higienis, hingga penyimpanan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.
Nah, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, insiden ini dapat memerlukan dampak serius seperti gangguan kesehatan massal bahkan kematian. Oleh karena itu dibutuhkan langkah-langkah pencegahan yang ketat dan sistematis selama seluruh tahapan pelaksanaan program, mulai dari penyediaan bahan makanan proses produksi distribusi hingga konsumsi.
“Selain itu perlu juga disusun prosedur penanganan kejadian keracunan yang efektif agar dapat meminimalisir risiko dan dampak yang timbul,” bunyi SE tersebut yang ditandatangio langsung Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, per tanggal 25 September 2025.
Dalam surat edaran, Gubernur juga menegaskan jika hal ini dalam rangka menjamin kualitas keamanan dan keselamatan pangan, dalam pelaksanaan program makanan bergizi gratis yang menyasar peserta didik di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, serta menindaklanjuti laporan atas beberapa insiden dugaan keracunan makanan maka diperlukan langkah-langkah pengawasan dan penekanan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah bersama instansi terkait wajib memastikan setiap tahapan penyediaan makanan bergizi memenuhi standar keamanan pangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” terang Andi Sumangerukka.
Berikut Lima Poin Utama yang Diatur :
Melalui kebijakan ini, Pemprov Sultra berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mencegah kasus keracunan, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat di seluruh wilayah. (Hms)

Tidak ada komentar