
HALUANSULTRA.ID – Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara, berhasil menangkap JU (43), pelaku yang menikam seorang anggota Polri, La Ode Salman (37) hingga meninggal dunia di Lorong Merak, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.
Diketahui, korban merupakan ponakan dari istri pelaku, dimana sebelum kejadian korban menginap di rumah pelaku lalu korban terbangun dari tidur karena mendengar ribut dalam rumah antara pelaku dan istrinya.
Niat korban datang untuk melerai, namun pelaku balik menyerang menggunakan badik hingga korban terkena tikaman badik, bersimbah darah dan meninggal di tempat kejadian. Kanit Resmob Polda Sultra, AKP Gayuh Pambudhi Utomo, mengungkapkan saat ini pelaku telah diamankan oleh penyidik jajaran Ditkrimum Polda Sultra untuk dilakukan pendalaman terkait motif peristiwa yang dilakukan. Petugas mengamankan pelaku yang masih berada di sekitar TKP sambil menggenggam sebilah parang.
“Ketika hendak diamankan, pelaku sempat berupaya melakukan perlawanan, namun anggota Resmob berhasil melakukan pendekatan persuasif sehingga pelaku dapat diamankan dengan baik tanpa menimbulkan keributan,” katanya.
Karena kondisi pakaian pelaku berlumuran darah, tim segera mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan medis awal sebelum dibawa ke Polda Sultra. “Usai dari rumah sakit, pelaku kemudian kami bawa ke Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut,” ujar
Gayuh menegaskan bahwa langkah cepat petugas merupakan bagian dari komitmen Polda Sultra dalam merespons setiap laporan masyarakat, terutama kasus yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang.
Dari identifikasi awal, pelaku diketahui merupakan PNS yang bertugas di Kota Kendari. “Motif sementara masih kami dalami. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” tambah AKP Gayuh.
Korban ditemukan meninggal dunia akibat luka tusukan badik. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WITA di Jalan Budi Utomo, Lorong Merak. Korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Tolikara serta pelatih atlet paralayang. (Hms)

Tidak ada komentar