Lepas Ekspor Nikel Perdana, Gubernur : Hanya PT Ceria yang Lewat Pelabuhan Kita

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 19:55 950 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, resmi melepas ekspor perdana nikel melalui PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Kendari New Port
ke pelabuhan Lianyunggang, China, Rabu 28 Januari 2026.

Ini merupakan ekspor perdana sebanyak 46 kontainer nikel dari PT Ceria Nugraha Indotama.

“Penghasil nikel kita sangat banyak, tapi hanya PT Ceria yang ekspor lewat pelabuhan kita. Kita ingin semua bisa lewat sini (Kendari New Port), seperti Virtu Dragon, OSS, bahkan PT Antam. Kalau itu terwujud kita akan dapat nilai tambah,” kata Gubernur, usai melepas kontainer.

Gubernur menegaskan, Pemprov Sultra terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing secara global.

Andi Sumangerukka pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan kebijakan, serta kepada para investor dan pelaku industri yang telah memberikan kepercayaan untuk bersinergi dengan daerahnya.

“Saya atas nama Pemprov Sultra mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Kami ingin Sulawesi Tenggara tumbuh sebagai pusat industri berbasis sumber daya alam yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan ekspor langsung ini menunjukkan infrastruktur pelabuhan, sistem logistik, dan layanan kepelabuhanan di Sultra semakin siap dan efisien.

Kendari New Port sebagai pelabuhan peti kemas modern dipercaya telah membuka akses perdagangan global yang lebih luas, sekaligus memperpendek rantai distribusi, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi ekspor.

Ada pun volume ekspor yang dilepas mencapai 1.015 ton dengan nilai transaksi Rp49,27 miliar atau setara USD 2,946 juta. Ini menunjukkan peningkatan 8,4 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara, General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto, mengapresiasi setiap perusahaan khususnya PT Ceria Nugraha Indotama yang melakukan ekspor perdana melalui pelabuhan Kendari New Port.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi buat PT Ceria. Ekspor dari pelabuhan Kendari ini sangat efisien karena waktu tempuh biasanya 40 hari, kini hanya sekitar 16 hari langsung ke China,” bebernya.

Ia juga menegaskan, Pelindo Regional IV Kendari, memiliki kesiapan terkait kontainer ekspor melalui dua perusahaan yaitu Sinokor dan Namsung yang didatangkan langsung oleh Pelindo.

“Ini langsung tak perlu singgah di pelabuhan lainnya seperti Makassar, Surabaya. Dulu yang tercatat itu Makassar, Surabaya. Sekarang di luar negeri sudah tertulis dari Kota Kendari,” jelasnya.

Ia menambahkan adanya ekspor langsung ini juga tentu akan memberikan dampak positif bagi daerah terkait meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Intinya kami siap mendukung penuh peningkatan produktivitas komoditas potensial daerah agar dapat langsung menjangkau pasar dunia dari pelabuhan kita sendiri,” tutup Herryanto. (Imn)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x