Indonesia akan Bangun Kampung Haji 500 Meter dari Masjidil Haram

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 12:48 944 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden, Prabowo Subianto, dipastikan memenangkan lelang hotel dan lahan strategis di Makkah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan menjadi Kompleks Haji Indonesia. Lokasi lahan tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, hotel dan lahan yang dimenangkan dalam lelang itu menjadi bagian penting dari rencana besar pembangunan fasilitas haji Indonesia di Tanah Suci.

“Yang pertama, ada hotel yang sudah jadi dan kita beli. Insya Allah tahun ini sudah bisa digunakan untuk menampung sementara sekitar 24.000 sampai 25.000 jemaah,” ujar Prasetyo kepada wartawan usai retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2025.

Selain hotel siap pakai, pemerintah juga memperoleh lahan yang akan dibangun sebagai kawasan terpadu atau Kampung Haji Indonesia. “Selain hotel, ada tanah yang nantinya akan kita bangun kampung haji kita,” imbuhnya. Prasetyo mengungkapkan, Pemerintah Arab Saudi memberikan privilege khusus kepada Indonesia untuk memilih langsung lokasi lahan yang dinilai paling strategis.

“Bapak Presiden sudah memutuskan memilih satu lokasi yang jaraknya kurang lebih hanya 500 meter dari Masjidil Haram,” kata Prasetyo. Ia menyebut lahan yang dipilih merupakan Lot Nomor 3, yang akan dikembangkan menjadi kompleks terpadu berisi hotel, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas penunjang lainnya. “Nanti akan ada hotel, mal, dan kita harapkan juga ada klinik di situ,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Prasetyo juga berharap kawasan tersebut dilengkapi food court agar jemaah haji dan umrah Indonesia memiliki ruang yang nyaman dan representatif. “Jumlah jemaah umrah kita hampir 1,8 juta orang per tahun. Ini potensi yang sangat besar,” ujarnya.

Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pemerintah telah membeli Hotel Novotel Thakher Makkah beserta lahan seluas sekitar lima hektare. Hotel tersebut memiliki 1.461 kamar, terdiri dari tiga menara, dan mampu menampung sekitar 4.383 calon jemaah haji Indonesia. Ke depan, pemerintah berencana menambah 13 menara baru, sehingga total kamar di Kompleks Haji Indonesia meningkat menjadi 6.025 kamar.

Dengan pengembangan tersebut, kompleks ini diharapkan mampu menampung puluhan ribu jemaah haji Indonesia dengan fasilitas yang lebih terintegrasi, efisien, dan nyaman. Rosan menjelaskan, nilai pembelian hotel dan lahan mencapai sekitar US$ 500 juta.

Sementara rencana pembangunan lanjutan, termasuk 13 menara tambahan dan pusat perbelanjaan, diperkirakan membutuhkan investasi US$ 700 hingga US$ 800 juta. Lokasi kompleks ini dinilai jauh lebih strategis dibandingkan akomodasi jemaah haji Indonesia selama ini yang umumnya berjarak 4,5 hingga 6 kilometer dari Masjidil Haram. (Heral.id)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x