
HALUANSULTRA.ID – Ular piton sepanjang 7 meter menggegerkan warga dijalan Bunga Kolosua, Nomor 10B Blok M, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Ular tersebut ditemukan pada Minggu (8/2/2027) sekitar pukul 23.45 WITA diatas plafon rumah warga bernama Yones.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin menjelaskan kejadian ini bermula saat Yones mendengar suara seperti pijakan kaki didepan rumahnya.
“Peristiwa bermula ketika Yones mendengar suara seperti pijakan kaki di depan rumahnya. Merasa curiga seolah ada orang yang masuk ke dalam rumah,” kata Martoyo, Senin (9/2/2026).
Lanjut, kata dia, Yones sempat mengintip di jendela untuk mengecek pijakan kaki tersebut, namun tak ada seorang pun di luar rumah. Meski demikian, bunyi pijakan itu tetap terdengar olehnya.
Tak berhenti disitu, Yones tetap melakukan pemantauan. Diluar dugaan, rupanya bunyi pijakan kaki tersebut berasal dari ular piton yang masuk dalam rumah. Yones pun segera lari mengambil senjata tajam (sajam) berupa parang. Namun saat kembali ke depan rumah, ular tersebut tak lagi terlihat dan diketahui naik diatas plafon rumah.
Merasa tidak mampu menangani situasi tersebut seorang diri, Yones akhirnya melaporkan kejadian itu kepada Tim Rescue Damkar. Proses evakuasi ular piton tersebut berlangsung kurang lebih selama 50 menit hingga akhirnya ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan serius pada rumah warga.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada malam hari, serta segera melapor kepada petugas berwenang apabila menemukan hewan liar atau berbahaya di lingkungan tempat tinggal. (Hms)

Tidak ada komentar