Polisi saat melakukan olah TKP di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan (Konsel).HALUANSULTRA.ID – Kasus dugaan tindakan pencabulan kembali terjadi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini menimpah seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SA yang dilakukan oleh sekuriti inisial C, di rumah kediaman Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 23.00 WITA, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa korban bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). “Korban baru melapor malam ini karena takut dan mengaku sempat diancam,” ujarnya.
Kata Kasat, Satreskrim Polresta Kendari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), terkait dugaan pencabulan yang dilakukan seorang sekuriti berinisial C terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SA. Olah TKP berlangsung di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (14/5/2026) dini hari.
“Tim kami masih melakukan penyelidikan, kami masih mengumpulkan alat bukti,” kata Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Kasat Reskrim mengatakan setelah membuat laporan ke polisi, korban lalu melakukan visum di RS Bhayangkara Kendari. Polisi mendampingi korban untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit. “Korban didampingi anggota melakukan visum di RS Bhayangkara,” bebernya.
Menurut penyidik, C diketahui kerap datang ke rumah tersebut untuk mampir, makan, hingga beristirahat. Polisi juga menyebut terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengan istri Bupati Konsel.
Korban SA diketahui baru beberapa hari bekerja sebagai ART di rumah tersebut sebelum dugaan pencabulan terjadi pada Selasa (12/5). Sejak korban mulai bekerja, terduga pelaku disebut lebih sering datang dan beberapa kali menginap di rumah pribadi bupati tersebut.
Lebih lanjut, pelaku berinisial C ini diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan istri Bupati Konawe Selatan. Korban disebutkan bukanlah sebagai ART dirumah tersebut. Melainkan hanya datang dan menginap beberapa kali. Saat ini, korban sedang menjalani visum Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari dan didampingi oleh pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan. (Hms)

Tidak ada komentar