
HALUANSULTRA.ID – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar Pelatihan Strategi Pemasaran Digital untuk Produk Ekonomi Kreatif Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan yang diikuti 30 peserta yang terdiri dari pelaku usaha ekonomi kreatif dari 17 sub sector antara lain, kuliner, fashion, kriya, fotografer dan seni pertunjukan ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dalam sambutannya mengungkapkan, lebih dari 200 juta penduduk Indonesia kini menggunakan internet setiap hari, dan hampir 170 juta aktif di media sosial. Angka ini menunjukan bahwa ruang digital adalah pasar yang sangat besar dan tidak boleh diabaikan.

Menurutnya, potensi ekonomi kreatif Kota Kendari sesungguhnya sangat menjanjikan karena memiliki kekayaan laut yang melahirkan kuliner khas, juga mempunyai tenun tradisional, kerajinan tangan hingga karya digital anak muda yang inovatif.
Mnatan Anngota DPRD Prov Sultra ini menyampaikan, pentingnya penguasaan teknologi informasi di era digital. Menurutnya, pemasaran digital bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Melalui pelatihan ini, Sudirman menginginkan para peserta dapat memanfaatkan media digital secara maksimal untuk mempromosikan produk dan jasanya. Dengan demikian, UMKM Kota Kendari dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang tinggi.

“Semua ini bisa menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi Kota Kendari, namun kekuatan itu harus kita kemas dan kita pasarkan dengan strategi yang tepat,” ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota Kendari menambahkan, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu lokomotif pembangunan daerah. Pada capaian 100 hari kerja, Pemkot telah mendorong program yang menyentuh aspek keuangan, infrastruktur dan pemerintahan.
“Kedepan kami akan terus memperkuat dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif agar benar-benar mampu mandiri, berdaya saing dan memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, Hermawaty mengungkapkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan keterampilan pemasaran digital kepada pelaku ekonomi kreatif, meningkatkan literasi digital pelaku ekonomi kreatif, mendorong optimalisasi media sosial, market place dan flatform digital dalam pemasaran produk dan memperluas akses pasar produk ekonomi kreatif ke tingkat nasional dan global.
“Keberhasilan digital marketing tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga kepercayaan diri pelaku usaha dalam memasarkan produk mereka secara online,” ujarnya.
“Saat ini kemajuan teknologi yang sangat cepat, UMKM harus mampu beradaptasi. Penguasaan digital marketing menjadi salah satu kunci agar produk lokal kita bisa menembus pasar yang lebih luas,” tutup Hermawaty. (Hms)

Tidak ada komentar