Gua Laumehe di Buton Tengah Memukau, Wajib Dikunjungi !

waktu baca 3 menit
Minggu, 16 Nov 2025 18:40 1288 Admin HS

HALUANSULTRA, BUTON TENGAH – Di indonesia, banyak gua yang bisa dijadikan lokasi destinasi wisata, seperti di Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara. Ada Gua Laumehe.

Gua ini terletak di Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim), dan kini menjadi salah satu objek wisata yang menarik perhatian masyarakat. Suasana di dalamnya membuat pengunjung takjub akan keindahannya.

Kepala Dinas Pariwisata, Irwan Seni Rajab, menyatakan salah satu yang wajib dikunjungi jika ke Buton Tengah adalah Gua Laumehe. Kata dia, dalam gua tersebut sangat indah. Terdapat ornamen stalaktit dan stalagmit yang begitu mewah. Ditambah lagi, terdapat kolam air payau nan jernih dan indah untuk di pandang.

“Gua Laumehe ini 11,12 dengan gua gong yang ada di Pacitan, Jawa Timur. Kenapa demikian, karena gua ini hampir seluruhnya sama. Memilki ornamen stalaktit dan stalagmit yang begitu memukau. Dan gua Laumehe ini satu-satunya maha karya yang ada di Sultra,” ujarnya.

Maha karya yang ditawarkan destinasi wisata gua Laumehe, pesona stalaktit dan stalagmit berukuran besar yang menghiasi setiap sudut gua. Bahkan gugusan stalaktit di atas gua yang berbentuk abstrak, menggambarkan kemewahan arsitektur alami dari alam. Keindahan alam yang ditawarkan oleh gua ini memang luar biasa. Menurut Kadis, dalam gua juga terdapat kolam air payau eksotis.

Lokasi goa cukup strategis, hanya berjarak sekitar 70 meter dari jalan poros desa. Goa ini mudah dijangkau oleh pengunjung. Bahkan Akses untuk masuk ke dalam gua juga sudah sangat baik, karena ada akses tracking yang disediakan pengelola.

“Jalur tracking sepanjang 400 meter telah dilengkapi dengan penerangan. Penerangan ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengunjung, tetapi juga menambah kesan estetik dari gua Laumehe itu sendiri,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Irwan, untuk keamanan para pengunjung, pengelola gua Laumehe telah menyediakan berbagai alat safety berupa helm dan headlamp serta pemandu untuk bisa menyusuri gua.

“Segala kelengkapan ini sengaja kami sediakan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Gua ini dibuka untuk umum, artinya siapa saja bisa datang langsung menikmati keindahan gua Laumehe,” ucapnya.

Bagi masyarakat di luar Buteng yang ingin berwisata di gua Laumehe tidak perlu mengeluarkan biaya banyak. Pasalnya untuk menyusuri gua Laumehe, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp25.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak.

Lokasi yang sangat strategis dan infrastruktur dasar yang memadai siapa saja bisa datang dan berkunjung di gua Laumehe yang berada di Kecamatan Mastim. Lokasinya yang berada di satu daratan Pulau Muna (Muna-Muna Barat dan Buteng) sangat mudah untuk di jangkau.

Jika berada di Kabupaten Muna tepatnya di Kota Raha, estimasi perjalanan yang harus ditempuh para pengunjung kurang lebih 3 jam. Wisatawan menggunakan roda dua maupun roda empat. Sedangkan untuk di Muna Barat, jarak tempuhnya kurang lebih dua jam.

Sementara untuk masyarakat Kota Bau-Bau, Buton maupun Buton Selatan yang ingin berwisata di Gua Laumehe tidak perlu khawatir. Meski dibatasi dengan laut, akses masuk ke Buteng tepatnya di pelabuhan Wamengkoli tidak begitu sulit.

Masyarakat bisa memilih kapal laut yang bisa di tumpangi. seperti Veri, speed boat atau jarangka. Sarana pendukung ini tersedia dari pagi hingga menjelang magrib.  Adapun estimasi perjalanan dari pelabuhan Wamengkoli ke gua Laumehe hanya memerlukan waktu kurang lebih 2 jam. (Rud)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x