
HALUANSULTRA.ID – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Wakatobi, AKBP I Gusti Putu Adi W., S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasi aktif serta dukungan yang diberikan kepada Polri. Ia menegaskan bahwa Polres Wakatobi berkomitmen menjunjung tinggi profesionalisme dan akuntabilitas, termasuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kapolres Wakatobi telah memerintahkan Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Wakatobi untuk melakukan pendalaman dan klarifikasi atas peristiwa yang terjadi di Polsek Binongko sesuai Video berdurasi 1:39 menit yang beredar dimedia Sosial. Proses penanganan dilakukan secara objektif, transparan, dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, untuk memastikan penanganan berjalan komprehensif dan berlapis, tim pengawas internal Polda Sultra baik Itwasda dan Propam telah diturunkan untuk turut melakukan pendalaman terkait beredarnya video yang viral dan dikaitkan dengan Polsek Binongko. Langkah ini diambil guna menjamin integritas proses pemeriksaan serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.
Dalam rangka kelancaran pemeriksaan, Kapolsek Binongko ditarik ke Polda Sultra guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan menunjuk Ps. Kasat Polairud Polres Wakatobi Ipda Muhammad Ardiansyah Raanti sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kapolsek Binongko.
Kapolres Wakatobi menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap pengawasan publik dan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional, Komitmen akan menindak tegas setiap pelanggaran oleh personel Polres Wakatobi.
Sebelumnya, Kapolsek Binongko Ipda Kaharudin di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga melakukan pungutan liar (pungli) berujung digeruduk sejumlah warga. Amarah warga itu membuat Kaharudin dicopot dari jabatannya hingga diperiksa Propam dan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sultra.
Dalam video beredar, sejumlah warga datang ke kantor Polsek Binongko dan meminta agar kapolsek dipindahkan. Warga mengaku kerap mendapatkan tindakan pungli dari yang bersangkutan. “Kapolsek Binongko pungli, keluarkan, pindahkan,” ujar warga dalam video beredar. (Hms)

Tidak ada komentar