
HALUANSULTRA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus mematangkan persiapan jelang keberangkatan para calon jemaah haji. Sebanyak 545 calon jemaah mengikuti pembinaan terpadu yang digelar Dinas Kesehatan Kota Kendari di Aula Samaturu, Balai Kota, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 2 April ini dibagi dalam beberapa gelombang. Tujuannya, agar setiap peserta mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai kesiapan fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga ujian daya tahan tubuh.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina prima. Pembinaan ini adalah upaya pemerintah untuk memastikan seluruh calon jemaah memiliki pengetahuan dan kemampuan menjaga kondisi kesehatan selama berada di tanah suci,” jelasnya.
Banyak rangkaian ibadah haji tambahnya yang menuntut mobilitas tinggi dalam waktu lama, mulai dari tawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah. Tanpa kondisi fisik yang memadai, jemaah berisiko mengalami gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah.
“Selain materi kesehatan dasar, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pola hidup sehat, manajemen kelelahan, serta pencegahan penyakit yang umum terjadi selama pelaksanaan haji,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda Amir Hasan turut mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kota Kendari yang dinilai konsisten memberikan pendampingan kepada calon jemaah. “Ini bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan jemaah kita dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat,” tandasnya. (Hms)

Tidak ada komentar