
HALUANSULTRA.ID – Innalillahi Wainnaillahi Rajiun, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) berduka. Haerul Saleh, anggota BPK RI meninggal dunia akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediamannya.
Kebakaran dilaporkan warga pada pukul 07.53 WIB. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02 Tanjung Barat, Jaksel. Ketua RT setempat lalu meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran. Kebakaran diduga berasal dari cairan kimiawi mudah terbakar.
Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang sudah datang melayat jenazah di RSUD Pasar Minggu, Jakarta. Amran mengaku langsung menuju rumah sakit setelah menerima kabar duka tersebut. Menurutnya, wafatnya Haerul Saleh menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Kementerian Pertanian maupun bangsa Indonesia.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).
Berdasarkan kronologis singkat yang diterima Amran dari asisten rumah tangga korban, kebakaran terjadi begitu cepat saat almarhum tengah mengawasi proses renovasi di rumahnya. Saat kejadian, api tiba-tiba membesar disertai asap hitam pekat yang sulit dihindari.
Informasi kebakaran di rumah milik anggota BPK tersebut pertama kali dilaporkan oleh masyarakat di RT setempat. Saat itu, mereka melihat ada asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah tersebut. Sehingga langsung melapor kepada petugas pemadam kebakaran.
Amran mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang selalu mengedepankan profesionalisme dan pengabdian kepada negara dalam setiap tugas yang diembannya.
“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” katanya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Amran juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” tuturnya.
Haerul Saleh telah menjabat sebagai Anggota IV BPK sejak April 2022 hingga sekarang. Sebelum di BPK, ia lama berkecimpung di DPR. Ia mengawali di Badan Musyawarah DPR pada 2014 setelah terpilih sebagai Anggota DPR RI perwakilan Sulawesi Tenggara. Kemudian, ia menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI pada 2014-2019.
Tak hanya itu, pria kelahiran 1981 ini berada di Badan Legislasi DPR pada 2016-2018. Mahasiswa S2 Manajemen Universitas Moestopo ini pernah menjabat sebagai anggota komisi XI DPR RI pada 2019-2022, demikian mengutip dari laman BPK. (Hms)

Tidak ada komentar