KONI Sultra Gelar Latihan Terpusat 8 Cabor Beladiri, Semua Fasilitas Disiapkan

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Sep 2025 21:04 880 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Ketua Umum KONI Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Adi Aksar, membuka secara resmi training center atlet atau latihan terpusat, PON beladiri II Tahun 2025 di Aula Bapelkes, Kota Kendari, Kamis 11 September 2025.

Kegiatan ini akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 11 September hingga 11 Oktober 2025. Sebanyak 48 atlet, 15 pelatih dari 8 cabang olahraga bela diri mengikuti pemusatan latihan ini. Cabor tersebut meliputi Pencak Silat, Sambo, Tarung Derajat, Taekwondo, Karate, Kempo, Gulat, dan Wushu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bimpres, juga pelatih yang sudah menyiapkan atletnya. Kita berdoa, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan atlet kita bisa tampil maksimal,” ucap, Ketua KONI Sultra.

Andi Ady Aksar, menegaskan bahwa pelaksanaan TC ini merupakan bentuk keseriusan KONI bersama cabang olahraga untuk mempersiapkan atlet terbaik Sulawesi Tenggara menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) II Beladiri di Kudus Jawa Timur, Oktober nanti.

Ketua KONI Sultra, Andi Adi Aksar, saat membuka training center atlet 8 cabor.

Kata dia, dalam TC ini KONI menyiapkan fasilitas lengkap agar atlet benar-benar fokus pada latihan.

“Selama seminggu ke depan, masih akan berlangsung proses seleksi untuk memastikan hanya atlet yang berkualitas yang masuk dalam tim inti,” jelasnya.

“Harapan kami, Sultra memiliki atlet yang siap secara fisik, mental, dan kualitas sehingga bisa membawa pulang medali pada PON Beladiri nanti,” sambung Ketua DPD Gerindra Sultra ini.

Triple A juga menekankan pentingnya disiplin dan kondisi prima bagi para atlet selama mengikuti pemusatan latihan.

Ia memastikan KONI akan memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan makanan bergizi, fasilitas tempat tinggal yang nyaman, hingga sarana transportasi untuk menunjang aktivitas atlet.

“Kami ingin atlet tidak lagi terbebani hal-hal teknis di luar latihan. Semua fasilitas sudah kami siapkan, sehingga mereka bisa fokus meningkatkan kemampuan,” tambahnya.

Atlet dan pelatih saat mendengar arahan dari panitia training center.

Sementara itu, Binpres KONI Sultra, Richart mengatakan selama menjalani TC seluruh atlet wajib mematuhi seluruh aturan yang tetapkan. Kedisiplinan kata dia, menjadi kunci kesuksesan. “Termasuk Handphone akan diambil sementara, kecuali ada hal mendesak baru boleh digunakan,” katanya.

Pelaksanaan TC ini menjadi bagian dari strategi KONI Sultra untuk melahirkan bibit unggul yang mampu bersaing di level nasional. Selain itu, TC diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter disiplin serta peningkatan daya juang atlet, dalam menghadapi kompetisi mendatang. (Imn)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x