Deteksi Gangguan Stunting, Dinkes Kendari Siap Dana Rp 800 Juta Beli Alat Ukur Fisik

HALUANSULTRA.ID, KENDARI РPermasalahan dan penanganan penyakit stunting atau anak kurang asupan gizi di Kota Kendari masih menjadi salah satu program strategis yang dijalankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari.

Kepala Dinkes Kota Kendari Rahminingrum mengungkapkan, hal ini dilakukan untuk mengurangi dan menekan potensi gangguan Sumber Daya Manusia (SDM) pada masa mendatang. “Penanganan stunting memang menjadi upaya rutin yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Kendari di puskesman-puskesmas. Baik penanganan maupun pencegahan-pencegahan untuk ibu hamil, bayi baru lahir, dan balita umur dibawah dua tahun,” katanya Rabu (16/2/2022).

Ia menyebutkan, Pemkot dalam hal ini Dinkes Kota Kendari juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp. 800 juta, untuk pengadaan alat pengukuran yang dilakukan pada fisik anak meliputi berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar kepala, lingkar lengan atas (LILA), dan sejenisnya (antropometri) guna mendeteksi dini gangguan stunting.

“Kalau anggaran kita tidak hafal yang jelas itu lebih dari delapan ratus juta, untuk pengadaan antropometri di tahun 2022,” bebernya. Terlepas dari itu, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dapat membangun komitmen untuk bergotong royong dan mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stanting di Kota Lulo.

“Agar program penanggulangan dalam menurunkan angka stunting terealisasi, perlu adanya keterlibatan semua pihak. Sinergi antarpemangku kepentingan dalam penanggulangan stunting di Kota Kendari juga harapannya bisa terjalin dengan baik sehingga, hasilnya akan lebih optimal,” tuturnya.

Reporter : Erviana Hasan

Leave a Reply