Kendari masuk Kategori Daerah Inovatif 2022 di Indonesia

HALUANSULTRA.ID,KENDARI –Kota Kendari ditetapkan sebagai salah satu daerah inovatif 2022, hal itu tertuang dalam keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 400.10.11-6301.A, Senin (30/01/2023)

Berdasarkan surat tersebut, Kendari berada pada peringkat ke 21 Kota se-Indonesia dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) 57,28 (kategori inovatif) dan tertinggi se-Sulawesi Tenggara. Nilai dan posisi Kendari, meningkat dibandingkan 2021, dimana Kendari berada pada peringkat ke 28 Kota se-Indonesia dengan indeks 54,04 (inovatif).

Penilaian inovasi daerah ini dimaksudkan, agar dapat mendorong adanya kompetisi positif antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga dapat diwujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan peningkatan pembangunan guna terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Kedepannya, diharapkan setiap OPD mempunyai inovasi, karena inovasi bukan hanya berbentuk sebuah aplikasi, tapi sesuatu yang baru/berbeda, baik itu untuk memudahkan/meningkatkan pelayanan/kinerja/memberikan nilai yang berarti.

Indeks inovasi daerah adalah sistem pengukuran dan penilaian, terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang telah dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri, sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Berikut 36 indikator Indeks Inovasi Daerah, yaitu :

  1. Visi dan Misi Pemda
  2. Tingkat Lembaga Kelitbangan
  3. APBD Tepat Waktu
  4. Kualitas Peningkatan Perizinan
  5. Jumlah Pendapatan Perkapita
  6. Tingkat Pengangguran Terbuka
  7. Jumlah Peningkatan Inovasi
  8. Jumlah Peningkatan PAD
  9. Opini BPK
  10. Nilai Capaian LAKIP
  11. Penurunan Angka Kemiskinan
  12. Jumlah Inovasi Daerah
  13. Nilai IPM
  14. Penghargaan Inovator
  15. Jumlah Penelitian/Kajian Inovasi
  16. Roadmap SIDa
  17. Regulasi Inovasi Daerah
  18. Ketersedian SDM Inovasi Daerah
  19. Dukungan Anggaran
  20. Penggunaan IT
  21. Bimtek Inovasi
  22. Program/Kegiatan Inovasi Perangkat Daerah Pada RKPD
  23. Keterlibatan Aktor Inovasi
  24. Pelaksana Inovasi Daerah
  25. Jejaring Inovasi
  26. Sosialisasi Inovasi Daerah
  27. Pedoman Teknis Inovasi
  28. Kemudahan Informasi Layanan
  29. Kemudahan Proses Inovasi
  30. Penyelesaian Pengaduan
  31. Online Sistem
  32. Replikasi
  33. Kecepatan Inovasi
  34. Kemanfaatan Inovasi
  35. Monitoring dan Evaluasi
  36. Kualitas Inovasi Daerah (HS)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: