Kemenag Sultra Dorong Percepatan Layanan Digitalisasi Hingga Daerah Terpencil

waktu baca 4 menit
Rabu, 28 Jan 2026 12:55 1802 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, berkomitmen untuk terus mendorong percepatan transformasi digital dalam berbagai lini layanan keagamaan dan pendidikan. Selain sebagai salah satu dari delapan Asta Protas Kemenag RI, digitalisasi layanan dinilai menjadi bagian penting dari manajemen perubahan guna meningkatkan akuntabilitas, efektivitas kerja, serta kualitas pelayanan publik, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tenggara H. Mansur, S.Pd., MA, saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Digitalisasi Layanan lingkup Kanwil Kemenag Sultra yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (27/1/2026).

Dihadapan peserta Bimtek, Mansur menegaskan bahwa perubahan berbasis digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan pelayanan di era modern. “Digitalisasi adalah bagian dari manajemen perubahan. Melalui sistem ini, akuntabilitas kinerja, ketepatan layanan, dan kualitas manajemen organisasi dapat ditingkatkan secara signifikan,” jelas Mansur.

Menurut Mansur, setiap bidang kerja di lingkungan Kementerian Agama harus memiliki inovasi dan target yang terukur. Digitalisasi diharapkan mampu memperkuat sistem manajemen sumber daya, meningkatkan transparansi, serta mempermudah pengambilan keputusan berbasis data.

Ia juga menyoroti peran strategis Madrasah sebagai laboratorium peradaban yang mengintegrasikan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Oleh karena itu, pengembangan ekosistem digital di Madrasah menjadi sangat penting untuk mendukung terwujudnya Madrasah digital dan demokrasi digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Selain Madrasah, unit layanan keagamaan seperti Urusan Agama Islam (URAIS) juga didorong untuk mengadopsi layanan berbasis digital agar dapat menjangkau umat secara langsung dan lebih luas. Meski diakui sistem yang ada belum sepenuhnya sempurna, langkah awal digitalisasi dinilai sebagai fondasi penting untuk pengembangan layanan di masa mendatang.

“Kita memulai dari hal kecil hari ini, agar ke depan layanan digital ini benar-benar bisa dirasakan sampai ke daerah,” katanya. Ia menekankan pentingnya peran Tata Usaha (TU) sebagai pusat administrasi yang harus bekerja cepat, tertib, dan terukur. Apresiasi pun disampaikan kepada jajaran pimpinan, operator, dan aplikator di daerah yang telah mendorong lahirnya inovasi layanan digital di masing-masing satuan kerja.

Kedepan, lanjut Mansur, Kanwil Kemenag Sultra berencana melakukan monitoring dan evaluasi terhadap model-model layanan digital yang dikembangkan di daerah. Digitalisasi diyakini dapat memutus rantai komunikasi yang selama ini terhambat oleh jarak geografis, terutama di wilayah kepulauan seperti Kabaena, Buton Utara, dan daerah terpencil lainnya.

“Dengan sistem digital, akses layanan akan lebih cepat dan pengambilan keputusan bisa dilakukan secara tepat. Data yang akurat menjadi kunci, bukan sekadar pencatatan administratif,” tegasnya.

Mansur menegaskan, bahwa inti dari transformasi digital adalah pergeseran orientasi dari sekadar administrasi menuju pelayanan berbasis data yang transparan, cepat, dan akuntabel. Digitalisasi diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Transformasi digital yang utama adalah perubahan cara berpikir dan cara melayani. Bukan hanya memindahkan proses ke layar ponsel atau komputer, tetapi bagaimana negara hadir melalui layanan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat,” ujar Mansur.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan aset paling berharga bagi institusi negara. Tanpa kepercayaan masyarakat, berbagai sumber daya dan sistem yang dimiliki tidak akan memiliki nilai. Oleh karena itu, digitalisasi layanan dipandang sebagai sarana strategis untuk memperkuat kepercayaan tersebut melalui proses yang terbuka dan mudah diakses.

Melalui penerapan sistem digital, masyarakat diharapkan dapat merasakan “hasil cepat” atau fast impact, yakni kemudahan akses layanan, transparansi proses, serta kecepatan dalam memperoleh keputusan. Strategi ini disebut sebagai langkah operasional nyata untuk menerjemahkan nilai-nilai reformasi birokrasi ke dalam tindakan konkret.

Mansur berharap, transformasi digital ini mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih efektif, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.

“Gerakan digitalisasi layanan ini juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabag TU Kanwil Kemenag Sultra H. La Rija, saat membuka Bimtek Digitalisasi Layanan menyampaikan, jika Digitalisasi layanan membawa sejumlah manfaat penting. Pertama, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat karena proses administrasi dapat dilakukan secara elektronik tanpa harus berpindah-pindah instansi. Masyarakat cukup mengurus keperluan administrasi di kantor terdekat, sementara sistem digital akan meneruskan data ke instansi terkait.

Kedua, digitalisasi mendorong efisiensi anggaran dan proses kerja, terutama dalam pengadaan dan pengelolaan dokumen serta arsip. Dengan sistem digital, kebutuhan belanja yang tidak relevan dapat ditekan karena seluruh data tercatat dan terintegrasi secara transparan.

“Ketiga, sistem digital mempermudah akses dan keamanan data. Seluruh dokumen tersimpan secara terpusat dan dapat diakses sesuai kewenangan, tanpa risiko kehilangan data akibat perpindahan pegawai atau kerusakan arsip fisik,” tandasnya. Untuk diketahui, dalam acara ini turut hadir, Pejabat Administrator dan Ketua Tim Kerja dan pengelola kepegawaian Kanwil Kemenag Sultra, serta diikuti oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kab/Kota se-Sultra bersama pengelola PTSP. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x