
HALUANSULTRA.ID – Kementerian Haji dan Umrah mencatat sebanyak 103.690 jemaah haji Indonesia dari 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Rabu, 6 Mei 2026. Selain jemaah, sebanyak 1.064 petugas haji juga telah diterbangkan untuk mendukung pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji di Saudi Arabia. Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji sejauh ini berjalan lancar dan terkendali.
“Hingga Rabu, 6 Mei 2026, operasional penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar dan terkendali. Sebanyak 267 kloter dengan 103.690 jemaah dan 1.064 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Tanah Suci,” ujar Ichsan dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
“Sementara itu, 258 kloter dengan 100.125 jemaah telah tiba di Madinah dan 109 kloter dengan 42.340 jemaah telah tiba di Makkah,” tuturnya. Kemenhaj juga menyampaikan bahwa pemberangkatan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Jeddah telah dimulai sejak 6 Mei 2026. Kloter pertama gelombang kedua berasal dari embarkasi LOP-12 dengan total 389 jemaah dan empat petugas.
“Kami mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji untuk mempermudah proses perjalanan dari Bandara Jeddah menuju Makkah,” kata Ichsan.
Sementara untuk Sulawesi Tenggara, jemaah terbanyak di Kota Kendari mencapai 547 calon jemaah haji (CJH) dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 12 Mei 2026 mendatang. Kepala Bagian Kesra Setda Kendari, Sapri, mengatakan Pemkot Kendari telah menyediakan bus untuk mengantar para jemaah dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar. (Hms)

Tidak ada komentar