
HALUANSULTRA.ID – Hujan deras yang terus menerus melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat sejumlah daerah dilanda banjir. Minggu (10/5/2026), berdasarkan data Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, sejumlah titik terdampak banjir hingga pukul 12.17 Wita yakni Kali wanggu (terparah), kemudian Kelurahan Tobemeita, Tunggala Lepo-lepo.
Selanjutnya, sekitar Toko HBM Anduonuhu, jalan kelapa Anduonuhu, sekitar Poltekes, Jalan Martandu, belakang pasar panjang, Depan Pertanahan Kota Kendari juga di Lasitarda.
Basarnas Kendari sudah mengerahkan tim rescue ke sejumlah titik banjir parah melakukan evakuasi. “Tiga tim rescue berjumlah 33 orang diberangkatkan menuju LKP pukul 11.05 Wita, untuk memberikan bantuan SAR,” ujar Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, A.S. Pantauan Basarnas Kendari, hingga pukul 12.38 Wita hujan masih mengguyur Kota Kendari, dan air laut pasang diperkirakan surut pukul 21.00 Wita.
Sementara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat menangani dampak bencana banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Lepo-Lepo, kawasan Kali Wanggu, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Andi Syahrir mengatakan, laporan sementara dari Dinas Sosial Sultra menyebutkan, lokasi terdampak meliputi RT 03, RT 09, dan RT 12.
“Banjir tersebut mengakibatkan sebanyak 42 kepala keluarga (KK) atau 112 jiwa terdampak, serta 35 rumah warga tergenang air,” jelas Andi Syahrir.
Ia mengatakan instansi teknis seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemprov Sultra langsung melakukan langkah penanganan darurat begitu menerima laporan kejadian banjir di kawasan Kali Wanggu.
Dinas Sosial, kata Andi Syahrir, telah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum lapangan guna membantu kebutuhan warga terdampak. Ambulans dan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan juga sudah berada di lokasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, BPBD juga terus berkoordinasi guna mempercepat penanganan banjir dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman. Kata Kadis, sejak Sabtu (9 Mei 2026) malam, Plh Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, ikut membersamai para petugas yang ada di lapangan dan mengkoordinasikan penanganan korban banjir di kawasan tersebut. (hs/hms)

Tidak ada komentar