salam 2 – 3HALUANSULTRA.ID – Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk periode April-Juni 2026. Penyaluran dilakukan bertahap di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia melalui bank penyalur Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Surat resmi penyaluran disebut telah diterbitkan pada 6 Mei 2026.
Dalam surat tersebut, Kemensos meminta seluruh dinas sosial kabupaten dan kota segera menginformasikan kepada keluarga penerima manfaat agar segera melakukan transaksi pencairan bantuan setelah dana masuk ke rekening.
Kemensos juga mengingatkan penerima bantuan agar tidak menunda pencairan. Masa transaksi kini dibatasi hanya 30 hari sejak dana dipindahbukukan ke rekening penerima. Jika tidak dicairkan dalam batas waktu tersebut, bantuan disebut dapat dikembalikan ke kas negara dan status penerima berpotensi terblokir pada penyaluran berikutnya.
Penyaluran tahap kedua ini mencakup bantuan PKH dan BPNT yang cair secara bertahap maupun dobel dalam satu waktu. Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda tergantung komponen dalam kartu keluarga masing-masing penerima.
Sejumlah daerah mulai melaporkan dana masuk ke rekening KKS. Di Kota Cirebon, Jawa Barat, misalnya, penerima dilaporkan mulai menerima saldo BPNT sebesar Rp600 ribu melalui Bank Negara Indonesia (BNI).
Sementara di beberapa wilayah lain, bantuan yang cair mencapai jutaan rupiah karena pencairan dilakukan bersamaan antara PKH dan BPNT. Di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, misalnya, terdapat penerima yang memperoleh BPNT Rp600 ribu ditambah PKH hingga Rp2,4 juta.
Total bantuan yang diterima mencapai Rp3 juta lebih karena memiliki beberapa komponen penerima manfaat dalam keluarga. Penyaluran tahap kedua ini disebut telah menjangkau sekitar 7,38 juta keluarga penerima manfaat atau sekitar 73 persen dari target penerima PKH nasional.
Pemerintah meminta masyarakat rutin mengecek status bantuan melalui aplikasi maupun layanan pengecekan resmi agar dapat mengetahui proses pencairan terbaru. Selain PKH dan BPNT, bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai disalurkan di sejumlah daerah. Besaran bantuan untuk siswa SD mencapai Rp450 ribu, siswa SMP Rp750 ribu, dan siswa SMA/SMK Rp1,8 juta.
Penyaluran bansos tahap kedua sejauh ini terpantau mulai berjalan di sejumlah daerah seperti Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Malang hingga Cirebon. Wilayah Aceh disebut menjadi salah satu daerah dengan penyaluran yang cukup merata pada tahap awal pencairan tahun ini. (Hms/Herald.id)

Tidak ada komentar