Banyak Kosong, Ribuan Kios di Pasar Kota, Mandonga, Paddy’s Market dan Wua-Wua Kini Digratiskan

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Agu 2026 14:43 1005 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin memulai atau mengembangkan usaha. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kendari membuka akses pemanfaatan sekitar kurang lebih 1.800 kios kosong secara gratis bagi masyarakat yang ingin berdagang.

Kebijakan tersebut diambil karena masih banyak petak kios di sejumlah pasar yang belum dimanfaatkan. Perumda Pasar Kendari menginginkan fasilitas yang selama ini kosong dapat kembali digunakan sehingga aktivitas perdagangan di pasar semakin hidup.

Direktur Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar, mengatakan ribuan petak kios yang masih kosong diantaranya 372 petak berada di Pasar Kota, 75 petak di Paddy’s Market, 650 petak di Pasar Sentral Wua-Wua, lalu 257 petak di lantai dua Pasar Basah Mandonga dan beberapa pasar lainnya.

“Sekarang tidak ada lagi penjualan kios. Silahkan, kami memberikan kesempatan untuk masyarakat mendapatkan tempat usaha tanpa harus mengeluarkan biaya sewa kios alias gratis,” ujar Asnar.

Kata dia, langkah ini juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang yang membutuhkan tempat untuk menjalankan aktivitas perdagangan.

Direktur Perumda Pasar Kendari pun mengajak masyarakat yang berminat, memanfaatkan kios kosong tersebut untuk segera mengajukan permohonan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Untuk program pemanfaatan kios gratis ini kita harapkan tidak hanya mengurangi jumlah kios yang terbengkalai, tetapi juga meningkatkan keramaian pasar dan memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kota Kendari,” tambah Asnar,
kepada awak media, didampingi Kepala Dinas Kominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda dan Dewan Pengawas Perumda Pasar Kota Kendari Hendrawan Sumus Gia, di salah satu warkop di Kendari, Kamis (20/8/2026).

Sementara, Dewan Pengawas Perumda Pasar Kota Kendari, Hendrawan Sumus Gia, mendukung langkah pemerintah dan manajemen Perumda Pasar untuk menggratiskan pemanfaatan kios kosong sebagai upaya meramaikan aktivitas perdagangan di sejumlah pasar.

Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu strategi untuk menghidupkan kembali pasar yang masih memiliki banyak kios atau petak dagang yang belum dimanfaatkan.

Meski begitu, Dewan Pengawas menilai, kebijakan penggratisan kios perlu dibarengi dengan berbagai program unggulan agar masyarakat semakin tertarik berjualan dan pasar kembali ramai dikunjungi.

“Kita harus terus berupaya bagaimana menciptakan suasana pasar yang menarik bagi pedagang maupun masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, memasuki era digital, para pedagang juga didorong untuk mulai melek teknologi. Pedagang diharapkan tidak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke pasar, tetapi juga memanfaatkan berbagai platform digital untuk memasarkan produk.

Pemanfaatan media sosial dan platform digital dinilai dapat membantu pedagang memperluas jangkauan pemasaran, memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen, sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

“Pedagang harus mulai memanfaatkan teknologi. Produk yang dijual di pasar bisa dipasarkan melalui media sosial maupun platform digital sehingga pasarnya lebih luas,” tambahnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pengelola pasar, pedagang dan masyarakat menjadi kunci agar kebijakan penggratisan kios memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi di pasar-pasar Kota Kendari. (Imn)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x