Puluhan Emak-Emak Geruduk Puskesmas Nambo, Wali Kota Diminta Selektif Angkat Pejabat

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Jul 2026 11:43 813 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Puluhan Warga yang tergabung dalam Kader Posyandu Kelurahan Sambuli menggeruduk Puskesmas Nambo, Selasa 7 Juli 2026, pagi.

Massa yang didominasi emak-emak ini protes terkait kebijakan Kepala Puskesmas yang dinilai tidak sesuai keinginan masyakat. Salah satunya mengganti Bidan Posyandu di Kelurahan Sambuli.

Selain itu warga juga meminta Kepala Puskesmas menjalin sinergitas yang baik dengan bawahan agar program Posyandu berjalan maksimal.

“Jangan ganti bidan kami. Kembalikan ke Kelurahan Sambuli. Kami tidak mau bidan lain. Bidan kami yang paham kondisi kami, ia sangat peduli, bekerja tanpa mengenal lelah demi kami wargannya,” ujar Yanti, salah seorang massa aksi.

Unjukrasa sempat mengganggu pelayanan Puskesmas. Massa bahkan kian beringas ingin masuk ke dalam Puskesmas menemui langsung Kepala Puskesmas yang memilih berdiam diri dalam ruangan.

“Coba kasih keluar itu Kepala Puskesmas, kita ingin dengar langsung apa alasanya mengganti Bidan kami. Sebagai pemimpin harusnya paham menjalin hubungan baik dengan bawahan juga masyarakat,” tambah Yanti.

Di tempat yang sama, korlap aksi, Abdul Latif, menegaskan massa yang didominasi oleh emak-emak hadir murni spontanitas dari diri masing-masing.

Mereka datang dengan berjalan kaki demi meminta bidan mereka yang tidak difungsikan dikembalikan ke Kelurahan Sambuli. “Tuntutan warga minta Bidan dikembalikan ke Sambuli,” tegas Abdul Latif.

Sementara salah seorang warga lainnya yang enggan namanya disebut, mengaku  aksi unjukrasa di Puskesmas Nambo merupakan bentuk kekecewaan. Semua, murni datang dari warga setempat untuk menuntut keadilan.

“Ini harus menjadi bahan evaluasi Puskesmas Nambo. Saya juga mendapat informasi hubungan pimpinan dengan bawahan kurang harmonis,” kata warga tersebut.

Ia pun meminta hal ini menjadi perhatian serius Wali Kota Kendari agar lebih selektif dalam melantik atau mengangkat pejabat yang akan menduduki jabatan

“Sebelumnya ada lurah yang gerebek warga. Ini lagi Kepala Puskesmas di demo warga. Semoga bisa menjadi perhatian bagi ibu Wali Kota,” sambung dia.

Hingga kurang lebih satu jam unjukrasa,
Kepala Puskesmas Nambo, Kota Kendari, Irmawati Nurdin, SKM, tidak muncul dihadapan warga.

Kepala Kecamatan Nambo, Muhamad Herman, mengatakan telah dilakukan pertemuan bersama pihak Puskesmas, Polsek Abeli dan kecamatan untuk memediasi aspirasi warga.

“Kesimpulan pertemuan bidan dikembalikan ke tempat semula. Ini merupakan keinginan warga. Insyaallah masalah ini bisa kami selesaikan bersama,” tutup Camat. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x