Rakit Pelampung, Tiga Pria yang Kecelakaan Kapal di Perairan Pasar Wajo Ditemukan Selamat,

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Jul 2026 12:22 644 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga pria bernama Dahlan (59), Edy Cahya (42) dan Sadir (35) yang mengalami kecelakaan kapal di sekitar perairan antara Pasar Wajo dan Batu Atas. Mereka ditemukan selamat, Minggu (5/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengungkapkan ketiganya ditemukan sementara terombang-ambing di atas alat pelampung yang dirakit. “Pada pukul 15.40 WITA 3 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, para korban dievakuasi menuju pelabuhan dengan menggunakan kapal penyelamat Rescue Boat (RB 210) untuk diserahkan ke pihak keluarga. Dengan telah ditemukannya para korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari melalui Comm Centre setelah pihak keluarga korban, Ratna, melaporkan kejadian tersebut.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, mengatakan pihaknya langsung menerima laporan dan menindaklanjutinya dengan mengerahkan tim SAR untuk melakukan operasi pencarian terhadap ketiga korban.

“Kami menerima informasi dari pihak keluarga korban terkait dugaan kecelakaan kapal di perairan antara Pasarwajo dan Batu Atas. Setelah laporan diterima, tim SAR segera diberangkatkan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap ketiga korban,” ujar Amiruddin.

Berdasarkan laporan yang diterima, kapal fiber yang ditumpangi ketiga korban berangkat dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 08.00 WITA dengan tujuan Wa Suamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton. Kapal tersebut diperkirakan tiba di tujuan pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Namun, dalam perjalanan kapal diduga diterjang cuaca buruk disertai angin kencang hingga akhirnya tenggelam pada Minggu sekitar pukul 05.22 WITA
Pada waktu yang sama, ketiga korban sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga. Dalam percakapan tersebut, mereka mengaku berada dalam kondisi terapung di laut menggunakan alat apung darurat yang dirakit sendiri setelah kapal tenggelam. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x