Guru PAUD/TK Baubau Apresiasi Bimtek Sadar Lalu Lintas Usia Dini Kemenhub

waktu baca 3 menit
Jumat, 12 Jun 2026 18:57 980 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Sebanyak 50 guru perwakilan para guru PAUD dan TK mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) tentang tata tertib berlalu lintas di jalan raya, untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pada anak usia dini di Kota Baubau, Kamis 11 Juni 2026. Para guru mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini.

“Saya sabagai guru PAUD tentu berterima kasih adanya kegiatan ini. Kami banyak mendapat ilmu pengetahuan melalui Bimtek. Apa yang kami dapatkan akan kami sampaikan kepada anak-anak, sehingga dapat memahami cara berlalu lintas yang benar sejak dini, sehingga ketika dewasa nanti mereka sudah terbiasa tertib dan mengutamakan keselamatan,” ujar Rasna, salah seorang Guru PAUD di Baubau.

Rasna mengatakan, tidak bisa dipungkiri saat ini angka kecelakaan berlalu lintas cukup tinggi dan harus ditekan dengan cara membentuk budaya sadar berlalu lintas. Nah, budaya tersebut memang sangat bagus apabila dibentuk dari usia dini. “Alhamdulillah Bimtek juga berjalan bagus, narasumber sangat bagus memberi penjelasan,” sambung dia.

Guru PAUD lainnya, Erma, menjelaskann guru PAUD memang memiliki peran strategis dalam keberlanjutan program SALUD. Setiap tahun, guru mendidik peserta didik baru, sehingga pesan keselamatan berlalu lintas dapat terus diwariskan secara berkesinambungan.

Suasana Bimtek SALUD.

Bimtek pembelajaran kontekstual seperti cara berjalan kaki yang aman, menyeberang jalan, bermain, hingga pengenalan rambu dan marka lalu lintas sangat penting disampaikan ke setiap anak. “Apa yang kami dapatkan dalam Bimtek sangat luar biasa dan akan kami ajarkan ke anak didik. Sehingga saat berangkat dari rumah, sekolah atau dari mana saja, anak-anak sudah memahami soal keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara, Husni Mubarak, mengatakan, Bimtek tersebut bertujuan untuk memberikan pengertian tentang kesadaran lalulintas kepada anak usia dini melalui guru sebagai tenaga pendidik. “Fokus kita adalah untuk mencegah korban jiwa dalam kecelakaan berlalulintas terutama dikalangan anak-anak hingga remaja,” jelasnya.

“Kalau saya lihat memang tingkat kedisiplinan remaja mengenai berlalulintas sangat kurang dan mudah-mudahan dengan bimtek ini para guru bisa menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini,” tambah Husni.

Untuk diketahui kegiatan ini merupakan program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Pengawasan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kota Kendari. Program SALUD dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur pendidikan serta pemangku kepentingan di bidang keselamatan lalu lintas.

“Harapan kami para peserta bimbingan tekhnis dapat memberikan pemahaman tentang keselamatan lalu lintas. Perlu diajarkan kepada anak sejak usia dini, seperti cara memakai helm atau menyeberang jalan yang benar, agar saat dewasa nanti, dapat mematuhi peraturan lalu lintas,” tutup Husni. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x