Gubernur Sultra Hadiri Peluncuran Program Gotong Royong Bedah Rumah

waktu baca 4 menit
Rabu, 30 Sep 2026 22:25 1407 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari rumah melalui semangat gotong royong.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sultra saat menghadiri peluncuran Program Gotong Royong Bedah Rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini digelar oleh Baznas Sultra bersama Kejati Sultra, dengan melibatkan Tunas Muda Adhyaksa, Real Estate Indonesia (REI), serta sejumlah pihak terkait, dan difasilitasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Rabu (30/9/2026).

Peluncuran program tersebut dilaksanakan secara serentak di 17 kabupaten/kota se-Sultra secara daring. Program ini menjadi bentuk kolaborasi lintas lembaga dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh hunian yang lebih layak.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara, Punardin, S.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Gotong Royong Penggalangan Dana dalam rangka Bedah Rumah di Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan pembangunan sebanyak 200 unit rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi BAZNAS Sultra, Tunas Muda Adhyaksa, REI Sultra, serta didukung Satker Penyedia Perumahan Wilayah III Sulawesi dan berbagai pihak lainnya.

Punardin menjelaskan, sasaran program adalah masyarakat berpenghasilan rendah pada desil 1 sampai 4. Setiap rumah memperoleh bantuan sebesar Rp50 juta, terdiri atas Rp20 juta melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) APBN dan Rp30 juta dari dana CSR yang dikelola BAZNAS.

Ketua Baznas Sultra juga mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga dengan kondisi rumah yang memenuhi kriteria penerima bantuan agar berkoordinasi dengan balai perumahan.

Menurutnya, data penerima bantuan terpusat pada instansi perumahan sehingga setiap rumah yang dibedah dapat terintegrasi dengan data program perumahan nasional.

Sementara, pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Sultra, Hj. Neyla Saida Anwar, MH., M.Hum., mengatakan program tersebut menunjukkan manfaat zakat yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya dalam membantu menyediakan tempat tinggal yang layak.

Neyla menyampaikan pentingnya kolaborasi BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menyalurkan bantuan. Ia juga berharap dukungan melalui zakat, infak, dan sedekah terus meningkat serta rumah yang telah diberikan dapat dijaga dan dirawat oleh penerima manfaat.

Selain bantuan pembangunan rumah, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung kepemilikan dokumen pertanahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program sertifikasi tanah yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan Program Gotong Royong Bedah Rumah merupakan wujud nyata semangat kebersamaan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Menurut Gubernur, gagasan awal program tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra dalam rangkaian kegiatan
HUT Adhyaksa. Gagasan itu kemudian dikembangkan menjadi kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Gubernur mengatakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sebenarnya telah memiliki program bedah rumah. Namun, berbagai program tersebut perlu dikolaborasikan agar manfaatnya dapat diperluas dan penerima bantuan lebih tepat sasaran.

“Dengan adanya gotong royong seperti ini, maka kita memulai kesejahteraan masyarakat itu dari rumah,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyatakan dukungan pribadi sebesar Rp250 juta untuk program gotong royong bedah rumah.

Ajakan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah pihak yang hadir dan donasi tambahan secara spontan mencapai sekitar Rp400 juta.

“Ini bukan untuk siapa-siapa, ini untuk menyejahterakan masyarakat. Rumahnya harus jadi,” tegasnya.

Gubernur menilai kondisi rumah yang layak menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Setelah kebutuhan dasar berupa tempat tinggal terpenuhi, pemerintah dapat mendorong pemenuhan kebutuhan lainnya, termasuk pekerjaan dan peningkatan taraf hidup keluarga penerima manfaat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan BSPS dan bantuan Program Gotong Royong Bedah Rumah kepada penerima manfaat, penyerahan sertifikat tanah, serta bantuan 150 paket sembako kepada masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Abdul Rahman, warga penyandang disabilitas, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap pembangunan rumahnya dapat diselesaikan sehingga keluarganya dapat menempati hunian yang lebih layak.

Usai kegiatan, Gubernur Sultra bersama Wakil Gubernur, Kajati Sultra, dan jajaran terkait meninjau lokasi rumah penerima manfaat di Kelurahan Mokoau sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dalam Program Gotong Royong Bedah Rumah. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x