
HALUANSULTRA.ID – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Ridwan Badalla, nyaris menjadi bulan-bulanan massa. Rabu, 28 Oktober 2026, kantornya digeruduk. Ia bahkan dikerumuni warga yang mengatasnamakan simpatisan Anggota DPR RI, Ridwan Bae.
Mereka menuntut sang Kadis, meminta maaf terkait unggahan di akun TikTok pribadi Ridwan Badallah yang dinilai mencemarkan nama baik Anggota DPR RI Ridwan Bae.
Konten tersebut diduga memuat diksi kasar dan tuduhan serius, seperti kata “dungu”, “hoaks” dan beberapa kalimat lainnya.
Suasana memanas ketika sekelompok orang, mulai masuk ke dalam ruangan kantor Dispar mendatangi Ridwan Badallah.
Ketegangan kian memuncak saat massa bertemu Kadis. Saling dorong dan nyaris berujung pengeroyokan membuat suasana kian tak terkendali.
Bersyukur, sejumlah rekan dan aparat yang berada di tempat kejadian sigap, mereka tampak berupaya melerai serta meredam amukan massa.
Suasana pun mereda saat Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Permintaan maaf ini disampaikan menyusul insiden ketegangan dan kericuhan yang melibatkan dirinya dengan sejumlah massa di sebuah ruangan rapat, Rabu (28/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Badallah menyatakan permohonan maaf atas khilaf dan kesalahannya terkait konten video TikTok yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik.
Ia mengaku telah menghapus seluruh video di akun TikTok miliknya yang dianggap menyinggung pihak tertentu.
“Saya atas nama pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dan kekhilafan yang telah saya lakukan terkait konten TikTok tersebut. Semua video yang menyangkut hal itu telah saya hapus, dan saya pastikan tidak akan melakukannya lagi,” ujar Ridwan di hadapan massa. (Hms)

Tidak ada komentar