Gubernur Sultra Bekali Laskar Gerindra Wawasan Kebangsaan

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Okt 2026 16:02 881 Admin HS

HALUANSULTRA.ID — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menekankan pentingnya wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan, serta kecintaan terhadap produk lokal saat membawakan materi dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara di Aula Kedatangan Arafah, Asrama Haji Kendari, Selasa malam (27/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (30/10/2026) tersebut diikuti peserta dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sultra dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra kab/kota se-Sultra.

Diklat ini mengusung semangat Kompak, Bergerak, Berdampak sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan konsolidasi peserta.

Dalam materinya, Gubernur menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang terhadap bangsa beserta berbagai persoalan yang dihadapi, dengan mengedepankan tekad, persatuan, dan kesatuan untuk mencari penyelesaian.

Menurutnya, wawasan kebangsaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk membangun kepedulian terhadap sesama dan mendukung kepentingan bangsa melalui pilihan serta perilaku yang bertanggung jawab.

Salah satu hal yang disoroti ialah kecintaan terhadap produk dalam negeri. Gubernur mengajak peserta memahami bahwa memilih produk lokal merupakan bentuk dukungan terhadap petani, pelaku usaha, dan perekonomian masyarakat.

Gubernur menjelaskan, ketergantungan terhadap produk impor juga dapat memengaruhi perekonomian nasional, terutama ketika terjadi perubahan nilai tukar. Karena itu, kecintaan terhadap produk dalam negeri perlu diwujudkan melalui kebiasaan menggunakan dan mempromosikan produk lokal.

Gubernur juga mengingatkan peserta mengenai pentingnya memegang prinsip kebenaran dan kebaikan dalam menjalankan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kedua prinsip tersebut menjadi landasan untuk menjaga jati diri, membangun kepercayaan, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Selain wawasan kebangsaan, Gubernur memaparkan sejumlah tantangan pembangunan yang dihadapi Sulawesi Tenggara, termasuk bagaimana kekayaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat setempat.

Ia menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya dan anggaran yang tepat sasaran agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu menjadi perhatian, termasuk melalui dukungan beasiswa dan upaya penanganan masalah gizi.

Gubernur juga mengajak peserta memahami arah kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengembangan kampung nelayan, dan swasembada pangan. Peserta diharapkan mampu memahami tujuan program-program tersebut serta menyampaikan informasi secara benar kepada masyarakat.

Melalui diklat ini, Gubernur berharap para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam tindakan nyata, mencintai produk dalam negeri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x