Pemkot Kendari Perkuat Pengawasan Hewan Kurban

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 14:30 869 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Pemerintah Kota Kendari memperkuat pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Pelatihan Teknis Pemeriksaan Hewan Kurban Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) yang melibatkan berbagai unsur petugas pemeriksa hewan kurban di Kota Kendari.

Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian Kota Kendari itu bertujuan, untuk memastikan hewan kurban yang dipotong dan didistribusikan kepada masyarakat, memenuhi standar kesehatan dan kelayakan konsumsi.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, menegaskan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan asal hewan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat saat pelaksanaan kurban.

Menurutnya, momentum Idul Adha selalu diiringi meningkatnya aktivitas pemotongan hewan, sehingga diperlukan kesiapan petugas yang memahami prosedur pemeriksaan sesuai prinsip ASUH.

“Pemeriksaan hewan kurban ini penting untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak. Karena itu petugas harus memiliki pemahaman teknis yang sama terkait tata cara pemeriksaan hewan sebelum dan sesudah pemotongan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada kondisi fisik hewan, tetapi juga menyangkut proses pemotongan hingga distribusi daging kepada masyarakat

“Tujuannya agar masyarakat benar-benar mendapatkan daging kurban yang sehat, higienis, dan sesuai syariat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian kota Kendari, Santiwati sebagai Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyampaikan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pemeriksaan hewan kurban di Kota Kendari.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM dalam melaksanakan pemeriksaan hewan kurban sesuai prinsip ASUH guna menjamin keamanan dan kelayakan daging kurban yang beredar di masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi dan standar operasional pemeriksaan hewan kurban di seluruh titik pemotongan hewan kurban di Kota Kendari.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan menyebutkan, pelatihan turut mendorong peran aktif petugas dalam memberikan edukasi kepada panitia kurban dan masyarakat mengenai pentingnya pemotongan hewan sesuai standar kesehatan dan ketentuan syariat.

Pelatihan itu diikuti berbagai unsur, mulai dari Asosiasi Pemotong Sapi Kota Kendari, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Persatuan Dokter Hewan Indonesia Provinsi Sultra, penyuluh peternakan Kota Kendari, hingga mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo.

Mereka nantinya akan menjadi bagian dari petugas pemeriksa pemotongan hewan kurban di sejumlah titik pelaksanaan kurban di Kota Kendari tahun 2026. (Hms)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x