Gubernur Sultra Tinjau Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat, Target Rampung Agustus

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Mei 2026 20:40 883 Admin HS

HALUANSULTRA.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau kemajuan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Sentra Meohai, Kelurahan Lepo-Lepo, serta progres pembangunan gedung permanen di Abeli Dalam, Selasa (26/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berjalan sesuai tujuan pemerintah, sekaligus mengecek kesiapan fasilitas penunjang proses belajar mengajar.

Di lokasi Sentra Meohai Lepo-Lepo, gubernur bersama wali kota memasuki ruang kelas tingkat SMP dan berdialog langsung dengan para siswa. Suasana hangat terlihat ketika Gubernur Andi Sumangerukka menanyakan asal-usul peserta didik, kehidupan keluarga mereka, hingga pengalaman selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Beberapa siswa tampak malu-malu menjawab pertanyaan gubernur. Bahkan salah seorang siswi sempat meneteskan air mata saat berbicara mengenai kehidupan yang pernah dijalani sebelum masuk sekolah tersebut. Kegiatan peninjauan ini dilakukan usai keduanya melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar para siswa Sekolah Rakyat di lokasi sementara Sentra Meohai, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Berdasarkan laporan di lapangan, pengerjaan gedung permanen Sekolah Rakyat tersebut kini telah mencapai sekitar 67 persen dari keseluruhan rencana pembangunan. Pemerintah menargetkan pembangunan dapat rampung sepenuhnya pada rentang waktu Juli hingga Agustus 2026 mendatang.

Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan jumlah tenaga kerja di lokasi. “Pekerjaan dilakukan hingga malam hari demi mengejar target yang telah ditetapkan, namun kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikorbankan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi Sumangerukka menyebut Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis berbasis asrama. Di sekolah ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, layanan kesehatan, serta pembiasaan hidup yang disiplin dan mandiri.

Hingga saat ini, Sekolah Rakyat Kendari telah menampung 49 siswa tingkat SMP. Ke depannya, pihak pengelola merencanakan penerimaan masing-masing sebanyak 50 peserta didik baru untuk jenjang SD dan SMA.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan Pemerintah Kota Kendari memberikan dukungan penuh agar program ini dapat terus berjalan dan berkelanjutan. Menurutnya, program ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

“Kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota menjadi kunci utama agar program ini benar-benar berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ujar Siska. (Hms)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x